roteirando.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Bazis Provinsi DKI Jakarta menghadirkan dapur lapangan di Desa Lubuk Sidup, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Tujuannya adalah membantu pemulihan warga terdampak bencana dengan menyediakan makanan bergizi langsung di lokasi.
Pimpinan Bidang IV Baznas/Bazis DKI Jakarta, Bunyamin, menjelaskan, “Berbeda dari bantuan pangan biasa, makanan dimasak langsung oleh Chef King Abdi bersama 11 chef nasional.
Hal ini memastikan kualitas gizi, kebersihan, dan rasa tetap terjaga.”
Kegiatan dapur lapangan ini menyiapkan sebanyak 99.000 porsi makanan siap saji yang langsung dibagikan kepada masyarakat terdampak.
Baca juga: “Pelunasan Bipih Tahap Pertama Belum Dilunasi 169 Calon Haji Trenggalek”
Kolaborasi Multi-Pihak untuk Penanganan Cepat
Aksi kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Baznas/Bazis DKI Jakarta dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, J99 Corporation, Lion Air Group, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Mie Bola Mas.
Bunyamin menekankan, kehadiran dapur lapangan bukan sekadar distribusi makanan, tetapi simbol kepedulian dan solidaritas warga Jakarta terhadap masyarakat Aceh dan Sumatera.
“Kami ingin memastikan bantuan layak, bergizi, dan aman, sekaligus menghadirkan dukungan nyata untuk warga terdampak,” ujarnya.
Suasana Lapangan dan Peran Chef Nasional
Kehadiran chef nasional disambut antusias warga Desa Lubuk Sidup. Aktivitas memasak bersama menghadirkan kebersamaan dan rasa harapan.
Chef King Abdi mengatakan, keterlibatannya adalah panggilan kemanusiaan.
“Di lapangan, masyarakat masih membutuhkan dukungan. Kami hadir untuk memastikan mereka mendapatkan makanan terbaik,” katanya.
Bunyamin menambahkan, dapur kemanusiaan di Aceh Tamiang diharapkan tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga menguatkan semangat gotong royong.
“Kami berharap ini mendorong lebih banyak pihak terlibat dalam upaya kemanusiaan di wilayah terdampak bencana,” jelasnya.
Penyaluran Bantuan dan Transparansi
Secara kumulatif, total bantuan yang telah disalurkan Baznas/Bazis DKI Jakarta ke wilayah Sumatera sejak tahap pertama mencapai Rp2.724.822.460.
Rinciannya, tahap 1 senilai Rp69.233.000, tahap 2 berupa bantuan tunai Rp827.441.242 dan natura Rp756.188.218, serta tahap 3 sebesar Rp1.071.960.000.
Baznas/Bazis DKI Jakarta menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi dalam setiap penyaluran bantuan.
Hal ini bertujuan memastikan amanah donatur digunakan secara optimal dan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi secara berkelanjutan.
Dampak Positif dan Pandangan ke Depan
Kehadiran dapur lapangan memberikan dampak langsung bagi warga terdampak bencana, baik dari sisi kebutuhan pangan maupun psikososial.
Aktivitas ini juga menunjukkan bahwa dukungan masyarakat perkotaan seperti Jakarta dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pemulihan pascabencana di Aceh.
Baznas/Bazis DKI Jakarta berkomitmen melanjutkan program serupa, sambil mendorong partisipasi sektor swasta dan komunitas lokal.
Upaya ini diharapkan mempercepat pemulihan dan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana di masa depan.
Baca juga: “Terus Perkuat Kolaborasi, Bantuan Baznas Bazis DKI ke Sumatra Tembus Rp2 M”




Leave a Reply