Kunjungan Wisatawan ke Makau Naik 14,7 Persen

roteirando.com – Layanan Statistik dan Sensus (DSEC) Makau, China, melaporkan kenaikan kunjungan wisatawan sebesar 14,7 persen secara tahunan pada 2025. Total kunjungan tercatat mencapai 40.069.360 orang, menunjukkan tren pemulihan pariwisata yang kuat. Peningkatan ini meliputi wisatawan yang menginap dan yang tidak menginap, masing-masing naik 3,1 persen dan 24,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut DSEC, pertumbuhan tertinggi berasal dari wisatawan non-inap, yang menandakan makin populernya kunjungan singkat ke Makau. Wisatawan menginap juga menunjukkan pertumbuhan positif meski lebih moderat, mencerminkan stabilitas industri perhotelan dan akomodasi.

Baca juga: “Bandara APT Pranoto Mulai Layani Rute Internasional Februari 2026”

Asal Wisatawan dan Tren Pergerakan

Data DSEC menunjukkan sebagian besar kunjungan berasal dari China Daratan, naik 18,5 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, wisatawan dari SAR Hong Kong meningkat 1,7 persen, dan dari Taiwan naik 19,4 persen. Jumlah wisatawan mancanegara juga tumbuh 13,7 persen, mencapai 2.755.474 orang.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa Makau tetap menjadi destinasi utama di Asia Timur, baik untuk wisatawan domestik maupun internasional. Lonjakan dari China Daratan dan Taiwan menandakan efektivitas promosi pariwisata regional serta membaiknya konektivitas transportasi lintas negara.

Dampak terhadap Industri Pariwisata

Pertumbuhan kunjungan wisatawan memberikan dampak langsung terhadap sektor ekonomi Makau, terutama di industri hotel, restoran, kasino, dan transportasi. Banyak hotel dan resor mencatat okupansi tinggi sepanjang 2025, dengan rata-rata tingkat hunian meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, peningkatan jumlah wisatawan non-inap turut mendorong bisnis ritel dan hiburan lokal. Toko suvenir, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata budaya merasakan peningkatan transaksi, yang sekaligus memperkuat posisi Makau sebagai destinasi wisata multifaset.

Strategi Pemulihan dan Prospek Kedepan

DSEC menekankan bahwa kenaikan ini tidak lepas dari strategi pemerintah Makau yang memprioritaskan promosi pariwisata, perbaikan infrastruktur, serta penyelenggaraan acara budaya dan festival internasional. Pemerintah juga mendorong kolaborasi antara operator pariwisata, hotel, dan maskapai penerbangan untuk memudahkan akses wisatawan.

“Makau terus mengembangkan sektor pariwisata agar dapat memenuhi ekspektasi wisatawan dari berbagai segmen,” ujar perwakilan DSEC dalam keterangan resmi.

Ke depan, para pakar pariwisata menilai pertumbuhan ini kemungkinan akan berlanjut, terutama jika Makau tetap menjaga kualitas layanan, mengembangkan atraksi baru, dan memanfaatkan tren wisata digital. Fokus pada wisata kuliner, budaya, serta pengalaman unik diyakini menjadi kunci mempertahankan lonjakan kunjungan wisatawan.

Kenaikan 14,7 persen kunjungan wisatawan di Makau pada 2025 menegaskan pemulihan sektor pariwisata pasca-pandemi dan memperkuat posisi kota sebagai destinasi internasional unggulan. Pertumbuhan signifikan dari wisatawan domestik dan mancanegara memperlihatkan kepercayaan tinggi terhadap Makau sebagai tujuan wisata yang aman, nyaman, dan menarik.

Dengan strategi pengembangan yang berkelanjutan, Makau diperkirakan akan terus menarik wisatawan baru dan mempertahankan loyalitas pengunjung lama, sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian regional.

Baca juga: “S&P Global Ratings Proyeksikan Sektor Kasino Makau Masuki Fase Matang Jelang Imlek 2026”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *