Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp100 juta bagi madrasah di wilayahnya. Penyaluran dana ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementerian Agama pada Sabtu, 3 Januari 2026, di Kendari.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra untuk memperkuat pendidikan keagamaan dan meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Gubernur Sumangerukka menegaskan bahwa dana ini murni sebagai dukungan pemerintah dan bukan untuk riya.
โBantuan ini bukan untuk riya, melainkan bentuk apresiasi dan dukungan Pemprov terhadap pengembangan pendidikan madrasah di Sulawesi Tenggara,โ kata Andi Sumangerukka.
Pengelolaan Dana Bantuan dan Target Pemanfaatannya
Dana bantuan Rp100 juta akan dikelola langsung oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Sultra. Dana ini dialokasikan untuk seluruh jenjang madrasah, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, hingga Aliyah, dengan tujuan meningkatkan mutu pendidikan dan mendorong prestasi peserta didik.
Kepala Kanwil Kemenag Sultra Mansur menambahkan bahwa bantuan dari Gubernur Sultra mencerminkan perhatian pemerintah daerah terhadap kinerja Kemenag dalam mendukung visi pembangunan Sultra.
โBantuan ini menjadi apresiasi sekaligus dorongan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Sulawesi Tenggara,โ ujar Mansur.
Bantuan pendidikan akan difokuskan pada madrasah berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Langkah ini sejalan dengan visi Sultra untuk menjadi provinsi maju, aman, sejahtera, dan religius, di mana nilai keagamaan menjadi fondasi pembangunan.
Data Madrasah di Sultra dan Dampak Bantuan
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, jumlah madrasah di wilayah ini mencapai 570 unit, terdiri atas 140 Madrasah Aliyah, 251 Madrasah Tsanawiyah, dan 179 Madrasah Ibtidaiyah. Madrasah-madrasah ini tersebar di 17 kabupaten dan kota, yang menunjukkan pentingnya dukungan pemerintah daerah untuk pemerataan kualitas pendidikan.
Pelaku pendidikan menilai bantuan ini akan berdampak langsung pada peningkatan fasilitas, bahan ajar, dan kegiatan pembelajaran di madrasah, sehingga murid dapat memperoleh pengalaman belajar lebih optimal. Bantuan juga diharapkan dapat mendorong pengembangan prestasi akademik dan non-akademik peserta didik.
Investasi Pemerintah untuk Masa Depan
Gubernur Sultra menekankan bahwa investasi dalam pendidikan madrasah merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berakhlak. Menurutnya, dukungan ini tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga simbol komitmen pemerintah terhadap kualitas pendidikan keagamaan.
โDengan dukungan ini, madrasah di Sultra dapat berkembang lebih baik, memberikan manfaat luas bagi generasi muda, dan memperkuat peran pendidikan agama dalam pembangunan daerah,โ tutup Andi Sumangerukka.
Penyaluran bantuan ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan Kemenag, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mendorong kualitas pendidikan berbasis nilai keagamaan di Sulawesi Tenggara.




Leave a Reply