roteirando.com – Pemerintah Kota Jakarta Barat akan menggelar operasi katarak gratis sebagai bagian dari bakti sosial kesehatan masyarakat. Program ini dijadwalkan berlangsung pada 11 April 2026 di RSUD Cengkareng. Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas kesehatan mata warga, khususnya kelompok rentan.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyampaikan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah daerah bekerja sama dengan tokoh masyarakat serta tenaga medis profesional. Sinergi ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pasien yang membutuhkan tindakan medis.
Iin juga mengajak masyarakat untuk aktif mendaftar dan memanfaatkan program tersebut. Warga dapat melakukan pendaftaran melalui puskesmas atau kantor kelurahan setempat. Mekanisme ini dirancang agar akses layanan lebih mudah dan merata.
Program ini menargetkan setidaknya 250 peserta. Namun, pemerintah membuka peluang bagi lebih banyak pasien jika kapasitas memungkinkan. Tim medis disiapkan untuk menangani lonjakan peserta yang membutuhkan operasi.
“Kita tidak batasi secara kaku. Jika melebihi target, tim tetap siap membantu,” ujar Iin dalam keterangannya.
Baca juga: “Update Kondisi Andrie Yunus Menurut RSCM”
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Kartini 2026. Momentum ini dipilih untuk memperkuat semangat kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, acara ini rencananya akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Pemilihan Jakarta Barat sebagai lokasi kegiatan memiliki makna strategis. Wilayah ini dijadikan percontohan program “Jakarta Bebas Katarak”. Pemerintah ingin menunjukkan komitmen dalam menurunkan angka kebutaan akibat katarak.
Katarak sendiri merupakan salah satu penyebab utama gangguan penglihatan di Indonesia. Kondisi ini umumnya dialami oleh kelompok usia lanjut. Namun, keterbatasan biaya sering menjadi kendala bagi masyarakat untuk mendapatkan operasi.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, menjelaskan tahapan pelaksanaan program ini. Pendaftaran berlangsung dari 6 Maret hingga 3 April 2026. Setelah itu, peserta akan menjalani skrining kesehatan di puskesmas hingga 4 April 2026.
Tahap praoperasi dijadwalkan pada 4 April 2026. Operasi utama dilakukan pada 11 April 2026 di RSUD Cengkareng. Selanjutnya, pasien akan menjalani kontrol pascaoperasi pada 12 April 2026 untuk memastikan pemulihan berjalan optimal.
Sahruna juga menyebutkan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi. Hingga saat ini, jumlah pendaftar telah mencapai 256 orang. Angka tersebut sudah melampaui target awal yang ditetapkan pemerintah.
Dari sisi pelayanan, RSUD Cengkareng memiliki fasilitas yang memadai untuk operasi katarak. Rumah sakit ini dilengkapi tenaga medis berpengalaman dan peralatan modern. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan keberhasilan prosedur operasi.
Program ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan langsung. Kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pasien yang berhasil menjalani operasi dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik.
Selain itu, program ini mencerminkan pendekatan preventif dan kuratif dalam layanan kesehatan publik. Pemerintah tidak hanya menangani penyakit, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat. Edukasi mengenai kesehatan mata menjadi bagian penting dari program ini.
Ke depan, Pemerintah Kota Jakarta Barat berencana memperluas program serupa. Kolaborasi dengan berbagai pihak akan terus ditingkatkan. Tujuannya adalah menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan layanan kesehatan.
Operasi katarak gratis ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan akses layanan kesehatan. Program ini tidak hanya membantu pasien, tetapi juga memperkuat sistem kesehatan daerah. Dengan dukungan berkelanjutan, target Jakarta bebas katarak menjadi lebih realistis untuk dicapai.
Baca juga: “Pemkot Jakbar Buka Operasi Katarak Gratis 11 April”




Leave a Reply