roteirando.com – Pabrikan otomotif China, Changan Auto, memperkenalkan platform hibrida baru bernama Blue Core Super Engine. Sistem ini ditujukan untuk 70 juta pembeli global tahunan yang masih mengandalkan mesin pembakaran internal. Peluncuran platform ini menegaskan ambisi Changan dalam memperkuat teknologi hibrida sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Investasi dan Pengembangan Teknologi
Menurut siaran CarNewChina pada Kamis (12/3), Changan Auto menginvestasikan 2 miliar yuan (sekitar Rp4,9 triliun) untuk membangun laboratorium khusus pengembangan Blue Core Super Engine. Proyek ini merupakan hasil pengembangan enam tahun dengan keterlibatan 1.000 insinyur dan 163 terobosan teknologi pada perangkat keras dan perangkat lunak powertrain.
Platform ini dikembangkan dari seri mesin Changan yang pertama kali diperkenalkan pada 2012. Sistem injeksi tekanan ultra-tinggi 500 bar yang diperkenalkan pada 2024 turut menjadi fondasi pengembangan platform terbaru ini. Menurut siaran IT-home, Blue Core Super Engine menargetkan konsumsi bahan bakar 2,98 liter per 100 km di lingkungan perkotaan.
Pendekatan Terpadu “Minyak dan Listrik”
Versi terbaru platform ini menggunakan pendekatan terpadu “minyak dan listrik,” yang menempatkan motor listrik sebagai penggerak utama. Hal ini memungkinkan efisiensi tinggi, khususnya pada kondisi lalu lintas stop-and-go. Pengujian jalan sepanjang 2 juta kilometer dilakukan di 70 jenis permukaan jalan di berbagai kondisi global untuk memastikan daya tahan jangka panjang.
Powertrain platform ini disetel untuk menghasilkan torsi instan tinggi dan tingkat kebisingan rendah, sehingga pengalaman berkendara menyerupai kendaraan listrik murni. Optimalisasi efisiensi pada kecepatan rendah mengurangi pemborosan bahan bakar yang sering terjadi di perkotaan.
Kompetisi Pasar Hibrida
Blue Core Super Engine memasuki pasar yang telah diisi oleh sistem hibrida lain, termasuk DM-i 5.0 milik BYD dan NordThor EM-i dari Geely. Kedua sistem tersebut mengklaim konsumsi bahan bakar serendah 2,62 liter per 100 km.
Selain itu, pengembangan sistem transmisi hibrida dan elektronik daya secara internal mengurangi ketergantungan Changan pada pemasok pihak ketiga, seperti Aisin untuk gearbox efisiensi tinggi. Langkah ini meningkatkan kontrol teknologi dan menurunkan biaya produksi jangka panjang.
Target Pasar dan Dampak Global
Dengan Blue Core Super Engine, Changan menargetkan konsumen global yang masih bergantung pada mesin bensin tradisional namun mencari opsi efisiensi tinggi. Platform ini juga menegaskan posisi Changan dalam kompetisi otomotif global, khususnya pada segmen kendaraan hibrida yang terus tumbuh.
Ahli otomotif menyebut inovasi seperti ini krusial untuk memenuhi regulasi emisi global yang semakin ketat, sekaligus menghadapi persaingan dari pabrikan seperti Toyota, Honda, dan Hyundai yang juga agresif mengembangkan powertrain hibrida.
Blue Core Super Engine menegaskan strategi Changan Auto dalam memperkuat teknologi hibrida dan mengurangi ketergantungan pada pemasok pihak ketiga. Dengan konsumsi bahan bakar rendah dan pengujian global yang ketat, platform ini siap bersaing di pasar internasional.
Inovasi ini juga mencerminkan tren global: kendaraan hibrida menjadi jembatan menuju elektrifikasi penuh. Changan berpotensi memanfaatkan posisi ini untuk memperluas pangsa pasar di Asia, Eropa, dan Amerika Latin. Ke depan, keberhasilan platform ini akan bergantung pada penerimaan konsumen, efisiensi biaya produksi, dan kemampuan bersaing dengan teknologi hibrida lain di pasar global.




Leave a Reply