roteirando.com – Sedan listrik Xiaomi SU7 kini tersedia di jaringan dealer di berbagai wilayah China.
Distribusi nasional ini menandai ekspansi serius Xiaomi di industri kendaraan listrik domestik.
Langkah tersebut mempertegas transformasi Xiaomi dari perusahaan teknologi menjadi produsen otomotif.
Kehadiran SU7 di dealer memperluas akses konsumen terhadap lini kendaraan listrik Xiaomi.
Model ini sebelumnya menarik perhatian sejak peluncuran awal pada April 2024.
Kini, Xiaomi memperkuat penetrasi pasar melalui distribusi yang lebih merata.
Dalam sebuah pameran otomotif di Guangzhou, SU7 tampil dengan warna baru Capri Blue.
Mobil ini juga menggunakan velg berukuran 21 inci yang mempertegas kesan sporty.
Informasi tersebut dilaporkan oleh Arena EV pada 13 Februari 2026.
Secara desain, SU7 mengusung garis bodi ramping dan aerodinamis.
Tampilan depan menonjolkan lampu tajam dengan karakter futuristik.
Bagian samping menunjukkan siluet sedan premium yang modern.
Salah satu fitur menarik terdapat pada sistem gagang pintu.
Xiaomi menghadirkan dua mekanisme pembukaan, yakni elektrik dan manual.
Sistem ini dirancang untuk menjawab regulasi keselamatan terbaru di China.
Aturan tersebut muncul setelah kekhawatiran soal akses pintu saat listrik mati.
Pada beberapa insiden, pintu kendaraan listrik sulit dibuka ketika daya terputus.
Xiaomi merespons isu itu dengan menyediakan sistem mekanis cadangan.
Dengan mekanisme manual, pintu tetap dapat dibuka dalam keadaan darurat.
Langkah ini meningkatkan aspek keselamatan dan kepercayaan konsumen.
Fitur tersebut menjadi nilai tambah di tengah persaingan ketat pasar EV China.
Baca juga: “Chery Investasi Pabrik Mandiri Pertama di Indonesia 2026”
Dari sisi performa, Xiaomi SU7 menawarkan tiga opsi kapasitas baterai.
Varian pertama menggunakan baterai 73 kWh.
Pilihan kedua memiliki kapasitas 96,3 kWh.
Varian tertinggi dibekali baterai 101,7 kWh.
Jarak tempuhnya bervariasi tergantung konfigurasi motor dan roda.
Dalam kondisi optimal, mobil ini mampu menempuh sekitar 630 kilometer.
Pada varian tertentu, jarak tempuh dapat mencapai 902 kilometer.
Angka tersebut membuat SU7 kompetitif di segmen sedan listrik premium.
Harga varian standar dibanderol mulai 229.900 yuan.
Nilai tersebut setara sekitar Rp560 juta dengan kurs saat ini.
Sementara varian tertinggi SU7 Max dijual 309.900 yuan.
Harga itu setara kurang lebih Rp754,9 juta.
Strategi harga tersebut menempatkan SU7 di segmen menengah atas.
Xiaomi menyasar konsumen yang menginginkan teknologi tinggi dengan harga kompetitif.
Model ini bersaing dengan sejumlah merek lokal dan global di China.
Sejak memasuki bisnis otomotif pada April 2024, Xiaomi menunjukkan pertumbuhan cepat.
Perusahaan telah mengirimkan lebih dari 600.000 unit kendaraan dalam 22 bulan.
Capaian ini terbilang signifikan untuk pemain baru di industri otomotif.
Meski SU7 menjadi model andalan, kontribusi penjualan terbesar berasal dari YU7.
Model tersebut menyumbang hampir seluruh penjualan pada Januari 2026.
Pada bulan itu, Xiaomi mencatat lebih dari 39.000 unit terjual.
Sekitar 97 persen penjualan berasal dari YU7.
Sepanjang 2025, Xiaomi membukukan pengiriman lebih dari 410.000 unit.
Angka tersebut melampaui target internal perusahaan.
Pertumbuhan ini menunjukkan respons pasar yang positif terhadap produk Xiaomi.
CEO Xiaomi, Lei Jun, menetapkan target ambisius untuk 2026.
Ia menargetkan penjualan 550.000 unit kendaraan dalam setahun.
Target tersebut naik sekitar 34 persen dibandingkan capaian sebelumnya.
Ekspansi distribusi SU7 di seluruh China menjadi bagian dari strategi tersebut.
Perusahaan memperluas jaringan dealer dan pusat layanan purnajual.
Langkah ini penting untuk menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan.
Industri kendaraan listrik China terus berkembang pesat.
Persaingan semakin ketat dengan hadirnya banyak produsen baru.
Inovasi teknologi dan efisiensi produksi menjadi faktor penentu keberhasilan.
Dengan distribusi nasional SU7, Xiaomi mempertegas komitmennya di sektor otomotif.
Model ini menawarkan kombinasi desain modern, fitur keselamatan, dan jarak tempuh panjang.
Harga kompetitif juga menjadi daya tarik utama bagi konsumen.
Ke depan, Xiaomi diperkirakan akan memperluas portofolio produknya.
Investasi pada riset dan pengembangan akan terus ditingkatkan.
Langkah tersebut bertujuan memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik global.
Ekspansi SU7 di seluruh China menjadi tonggak penting perjalanan Xiaomi.
Perusahaan kini tidak lagi hanya dikenal sebagai produsen elektronik.
Xiaomi mulai memantapkan diri sebagai pemain utama di industri mobil listrik.
Baca juga: “Laris Manis, Mobil Listrik Xiaomi Udah Laku 600 Ribu Unit!”




Leave a Reply