roteirando.com – Penampilan comeback BTS yang direncanakan berlangsung di kawasan Gwanghwamun, Seoul, pada Maret 2026 mendapat persetujuan bersyarat.
Persetujuan tersebut diberikan oleh Layanan Warisan Korea atau Korea Heritage Service (KHS).
Keputusan ini menandai langkah awal realisasi salah satu proyek budaya terbesar BTS pasca wajib militer.
Agensi BTS, HYBE, menyatakan persetujuan diberikan dengan sejumlah ketentuan penting.
Fokus utama persyaratan adalah perlindungan situs warisan budaya nasional.
Otoritas menilai lokasi pertunjukan memiliki nilai sejarah tinggi yang harus dijaga.
Keputusan ini pertama kali dilaporkan oleh Korea JoongAng Daily pada Selasa, 20 Januari.
Publikasi tersebut menyebut proses evaluasi masih akan berlanjut.
Izin final bergantung pada hasil kajian dampak yang lebih rinci.
Baca juga: “Energi Penggemar Indonesia Bikin Minho SHINee Terkagum”
Persyaratan KHS dan Pembentukan Subkomite Evaluasi
HYBE menjelaskan bahwa KHS mewajibkan pembentukan subkomite khusus.
Subkomite ini bertugas meninjau dampak pertunjukan terhadap situs budaya.
Evaluasi mencakup aspek struktural, visual, dan lingkungan sekitar lokasi.
Peninjauan juga akan memperhatikan potensi kerusakan fisik dan nonfisik.
Termasuk di dalamnya getaran, pencahayaan, serta kepadatan penonton.
KHS menegaskan bahwa warisan budaya harus tetap menjadi prioritas utama.
HYBE menyatakan kesiapan bekerja sama penuh dengan pihak berwenang.
Agensi akan menyesuaikan konsep produksi sesuai rekomendasi subkomite.
Lokasi Ikonik yang Diajukan untuk Pertunjukan
Sebelumnya, HYBE mengajukan izin penggunaan beberapa lokasi bersejarah.
Lokasi tersebut mencakup Istana Gyeongbokgung dan Lapangan Gwanghwamun.
Area Woldae dan Gerbang Sungnyemun juga masuk dalam proposal.
Permohonan mencakup pertunjukan langsung dan pertunjukan fasad media.
HYBE juga meminta izin pengambilan gambar sebelum hari pertunjukan.
Seluruh kegiatan direncanakan berlangsung pada akhir Maret 2026.
Lokasi tersebut merupakan simbol sejarah dan identitas nasional Korea Selatan.
Karena itu, penggunaan kawasan ini membutuhkan pengawasan ketat.
Konsep Pertunjukan Fusi Warisan dan K-pop
Menurut proposal, pertunjukan ini sementara berjudul “Pertunjukan Fusi Warisan Korea dan K-pop”.
Konsep tersebut menggabungkan elemen tradisi dengan budaya pop modern.
BTS akan tampil sebagai representasi global budaya Korea.
Pertunjukan akan menampilkan urutan pintu masuk yang dipentaskan.
Rute tersebut menghubungkan titik utama Istana Gyeongbokgung hingga Gwanghwamun.
Konsep ini dirancang menyerupai narasi sejarah yang hidup.
Selain itu, pertunjukan fasad media akan ditampilkan di dinding Gwanghwamun.
Teknologi visual berskala besar akan digunakan secara terbatas.
Seluruh elemen visual harus mendapat persetujuan otoritas warisan.
Siaran Global dan Jangkauan Internasional
Pertunjukan comeback BTS direncanakan disiarkan secara langsung ke seluruh dunia.
Siaran akan menjangkau sekitar 190 negara melalui platform streaming global.
Platform tersebut memiliki sekitar 300 juta pelanggan aktif.
HYBE menilai acara ini sebagai momentum diplomasi budaya.
BTS selama ini dikenal sebagai duta budaya Korea Selatan.
Penampilan ini diharapkan memperkuat citra Korea di panggung global.
Namun, skala global tersebut juga menjadi pertimbangan utama otoritas.
Pengelolaan penonton dan keamanan menjadi aspek krusial.
Jadwal Comeback dan Album Baru BTS
BTS dijadwalkan resmi melakukan comeback pada 20 Maret 2026.
Mereka akan merilis album studio kelima berjudul “ARIRANG”.
Album tersebut akan berisi total 14 lagu baru.
Judul album merujuk pada lagu rakyat Korea yang ikonik.
Pilihan ini memperkuat tema warisan budaya yang diusung BTS.
Album tersebut diperkirakan memadukan unsur tradisional dan modern.
Comeback ini menjadi yang pertama setelah seluruh anggota menyelesaikan wajib militer.
Antusiasme penggemar global terhadap comeback ini sangat tinggi.
Tur Dunia dan Skala Produksi Besar
Setelah perilisan album, BTS akan memulai tur dunia besar-besaran.
Tur dijadwalkan dimulai di Korea Selatan pada April 2026.
Sejauh ini, 79 konser telah dikonfirmasi.
Konser tersebut akan digelar di 34 kota di berbagai negara.
Tur ini diprediksi menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah K-pop.
HYBE menyebut persiapan logistik telah dimulai sejak awal tahun.
Tur dunia ini juga akan menjadi ujian stamina dan konsistensi grup.
BTS sebelumnya mencatat rekor penjualan tiket di berbagai benua.
Antara Warisan Budaya dan Industri Hiburan
Persetujuan bersyarat dari KHS mencerminkan keseimbangan kepentingan budaya dan industri hiburan.
Pemerintah ingin memastikan warisan nasional tetap terlindungi.
Di sisi lain, BTS membawa potensi promosi budaya berskala global.
Keputusan akhir akan bergantung pada hasil evaluasi subkomite.
Jika disetujui penuh, pertunjukan ini berpotensi menjadi peristiwa bersejarah.
Publik kini menantikan perkembangan lanjutan dari rencana comeback BTS.
Baca juga: “Perkiraan Harga Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips War Tiketnya”




Leave a Reply