roteirando.com – Suasana pagi di kawasan Monumen Nasional tetap ramai pada minggu pertama Ramadan 1447 H/2026.
Sejak pukul 06.00 hingga 15.00 WIB, sekitar 2.837 pengunjung datang untuk menikmati ikon kebanggaan ibu kota. Suasana yang lebih teduh membuat kegiatan berjalan santai semakin nyaman.
Pengunjung Monas Didominasi Warga Lokal dan Wisatawan Mancanegara
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri, menyebutkan rincian pengunjung. Dari total 2.837 orang, 2.153 adalah dewasa, 457 anak-anak, dan 227 wisatawan mancanegara.
Menariknya, turis asing tetap aktif berkunjung meski memasuki bulan puasa. Pengunjung terbanyak berasal dari China (110 orang), Korea Selatan (26 orang), Belanda (19 orang), Amerika Serikat (17 orang), serta Jerman dan Jepang masing-masing sembilan orang.
Angka ini hampir sama dengan Sabtu sebelumnya, yang mencatat lebih dari 2.600 pengunjung. Hal ini menegaskan Monas tetap menjadi lokasi favorit warga dan turis untuk mengisi akhir pekan.
Jam Operasional Monas Selama Ramadan 1447 H
Selama Ramadan, pengelola Monas menyesuaikan jam operasional kawasan. Area umum Monas buka mulai pukul 06.00 hingga 15.00 WIB.
Sementara Tugu Monas dan pelataran puncak dapat dikunjungi Selasa hingga Minggu pukul 08.00–15.00 WIB. Khusus hari Senin, kawasan ditutup untuk perawatan rutin. Kebijakan ini memastikan fasilitas tetap aman dan nyaman untuk semua pengunjung.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Monas Saat Ramadan
Meski bulan puasa, pengunjung tetap memanfaatkan Monas sebagai ruang terbuka hijau sekaligus wisata sejarah. Pagi yang sejuk dan tidak terlalu padat ideal untuk:
- Berjalan santai atau jogging
- Berfoto bersama keluarga
- Mengajak anak-anak mengenal sejarah bangsa
Menurut pengamatan staf UPK Monas, pagi hari menjadi waktu paling optimal. Selain lebih teduh, area cenderung lebih longgar sehingga pengunjung bisa menikmati kawasan tanpa tergesa-gesa.
Monas Sebagai Destinasi Wisata Edukatif dan Relaksasi
Monas bukan hanya ikon sejarah, tetapi juga area rekreasi yang mengedukasi. Museum Sejarah Nasional yang berada di bawah Monas menyediakan informasi lengkap tentang perjuangan bangsa.
Data dari UPK Monas menunjukkan tren kunjungan wisatawan asing stabil, meski puasa. Hal ini menandakan daya tarik Monas internasional, sekaligus mendukung promosi pariwisata Jakarta.
Pengelola juga rutin melakukan perawatan dan peningkatan fasilitas, termasuk jalur pejalan kaki dan area hijau, untuk kenyamanan pengunjung. Langkah ini meningkatkan pengalaman wisata edukatif dan rekreasi.
Monas Tetap Favorit Selama Ramadan
Kunjungan minggu pertama Ramadan 1447 H menunjukkan Monas tetap menjadi pilihan utama warga dan turis. Suasana pagi yang teduh, fasilitas lengkap, dan nilai sejarah menjadikan Monas destinasi yang seimbang antara edukasi dan relaksasi.
Dengan jam operasional yang disesuaikan dan perhatian terhadap perawatan kawasan, Monas diprediksi tetap ramai hingga akhir Ramadan. Pengelola berharap pengunjung dapat menikmati pengalaman yang aman, nyaman, dan mendidik sambil mengenal lebih dekat sejarah Indonesia.




Leave a Reply